Kamis, 03 Januari 2008

DERITA INDONESIA



Di tahun yang baru dan bumi semakin tua.. Dari sini Bangsa Indonesia tiada henti - hentinya mendapatkan ujian dan cobaan, dari dimulainya bencana "Tsunami","Lapindo" dll, sampai sekarang yang di alami berupa bencana banjir dan longsor yang ada hampir di setiap daerah yang ada di pulau JAWA. Diantaranya berupa :





* 102 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Jawa.
Direktur Pusat Krisis Departemen Kesehatan Indonesia Rustam Pakaya hari ini mengatakan, tercatat 102 orang tewas dalam bencana akibat banjir dan tanah longsor di Pulau Jawa, dan 21 orang lainnya belum diketahui nasibnya.

Dikatakan juga oleh Bapak Rustam Pakaya, hujan lebat pekan lalu mengakibatkan bobolnya tanggul Bengawan Solo sehingga air bah meluap dan terjadi tanah longsor di sejumlah daerah. Air menggenai sawah ladang, lalu lintas jalan dan kereta api juga terpengaruh serius. Tinggi air di sejumlah daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur kini sudah menurun, tapi bencana di sejumlah daerah lain lebih parah, lebih 60.000 penduduk telah diungsikan. Dan pemerintah setempat telah mengirim obat, makanan dan air minum ke daerah bencana, dan mendirikan klinik keliling bagi korban bencana.

Tapi Dari sini pemerintah memprediksikan sungai-sungai yang ada di Indonesia, Terutama Sungai Ciliwung yang rawan sekali banjir hampir disetiap tahunnya. Prediksi Sungai Ciliwung di tahun 2026 :
* Apabila botol-botol berisi sampel air Sungai Ciliwung yang diambil dari hulu hingga hilir dijajarkan di atas meja, akan terlihat makin ke hilir makin keruh. Itu baru secara kasat mata, Hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh pemerintah mempertegas bahwa air Sungai Ciliwung, dari hulunya di Kabupaten Bogor sampai hilirnya di Jakarta Utara, telah tercemar berat.

* Pemantauan sejumlah sungai di Indonesia pada tahun sebelumnya, Kementerian Negara Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa kualitas air sungai sangat dipengaruhi oleh limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian, dan limbah peternakan. Dari seluruh sungai yang dipantau, Sungai Ciliwung adalah yang terparah pencemarannya. Hilir yang tercemar berat hanya ditemukan di Sungai Ciliwung. Oleh sebab itu pemerintah menegaskas kepada semua para penduduk masyarakat dan para pemilik pabrik-pabrik dan lagi khusus banjir yang di akibatkan sungai Ciliwung untuk peduli akan bahayanya yang dapat mencemari sungai-sungai terutama sungai Ciliwung yang rawan banjir di setiap tahunnya. Kalau tidak, Wilayah Jakarta dan sekitarnya, yaitu merupakan Ibu Kota Bangsa Indonesia akan tenggelam dan tiada lagi Ibu kota Indonesia akan dikarenakan oleh kurang mempedulikan akan bahayanya sampah-sampah yang di buang di Sungai-sungai. Apabila Wilayah Jakarta dan sekitarnya, masih tetap sama seperti ini di tahun-tahun berikutnya maka dapat di prediksikan tahun 2026 Jakarta dan Sekitarnya menjadi "Lautan", Bukannya Ibu Kota Bangsa Indonesia.

Senin, 05 November 2007

HIGH LIGHT

Pada Blog ini pembuat ingin memberikan sekilas wawasan tentang segala macam berita sepak bola di dunia maupun di indonesia. Diantaranya sekilas indonesia:

Daftar Pemain Sepakbola Legendaris Indonesia adalah penghargaan yang diberikan oleh penyelenggara final Copa Indonesia Djie Sam Soe pada bulan April 2007 sebagai apresiasi kepada seluruh pemain sepakbola Indonesia yang telah tampil membela Indonesia baik di kompetisi nasional, regional maupun internasional.

Daftar Pemain Sepakbola Legendaris Indonesia versi Copa Indonesia April 2007
Nama Posisi Karir Timnas Julukan Catatan
Maulwi Saelan Kiper 1951 - 1958
Benteng Beton

Yudo Hadianto Kiper 1961 - 1974
Papi

Yuswardi Bek Kanan 1967 - 1974
Ajo

Simson Rumahpasal Bek Kanan 1975 - 1982
Palang Pintu

Yohanes Auri Bek Kiri 1975 - 1985
Black Silent

Didik Darmadi Bek Kiri 1978 - 1986


Anwar Ujang Stopper 1965 - 1978
Beckenbauer

Robby Darwis Stopper 1985 - 1997
Irung

Ronny Pattinasarany Libero 1970 - 1982
Si Kurus

Herry Kiswanto Libero 1985 - 1993
Akang

Iswadi Idris Gelandang 1968 - 1980
Si Bos/Boncel

Junaedi Abdillah Gelandang 1968 - 1983
Pet

Zulkarnaen Lubis Gelandang 1983 - 1986
Maradona

Rully Nere Gelandang 1977 - 1989
Jean Tigana

Nobon Kayamudin Gelandang 1971 - 1979
Biang Kerok

Surya Lesmana Gelandang 1963 - 1972
Jango Jakarta

M. Basri Gelandang 1962 - 1973
Teta

Tio Him Tjiang Gelandang 1951 - 1958


Risdianto Penyerang 1971 - 1981
Gayeng

Bambang Nurdiansyah Penyerang 1979 - 1986
Gerd Muller

Ricky Yacobi Penyerang 1982 - 1993
Paul Marinir

Widodo C. Putra Penyerang 1991 - 1996